Masa Depan Obat Herbal di Indonesia Untuk Fungsi Kesehatan

Masa Depan Obat Herbal di Indonesia Untuk Fungsi Kesehatan
Kekayaan sumber tenaga alam Indonesia tidak perlu lagi diragukan. Tanah yang subur menjadi keunggulan Tanah Air untuk membudidayakan beraneka ragam tanaman. Termasuk diantaranya merupakan tanaman obat. Serasi dengan kemajuan IPTEK, usaha untuk mengolah tanaman obat menjadi ramuan obat tradisional bahkan terus dioptimalkan. Malahan, sekarang Anda dapat mengonsumsinya secara praktis dan gampang, bagus itu dikemas dengan format kapsul, minuman bermanfaat, ataupun obat herbal cair.

Baca juga : Manfaat daun sukun

Bukan cuma itu, penerapan obat herbal ini disokong oleh badan World Health Organization (WHO) dalam pemeliharaan kesehatan, pencegahan dan pengobatan penyakit kronis, penyakit degeneratif, dan kanker. Menurut hal hal yang demikian, bertempat di Universitas Warmadewa, Bali, Sabtu (9/12/2017), PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Timbul Tbk. berprofesi sama dengan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, mengadakan seminar herbal dengan mengangkat tema “Masa Depan Herbal Indonesia untuk Kesehatan, Journey from Laboratory to the Market”.

Dalam seminar ini, hadir 300 peserta yang berasal dari kalangan kedokteran, peneliti, dan mahasiswa, di Bali dan sekitarnya. Materi yang diberi tahu oleh para pembicara merupakan mengenai industri herbal serta kebijakan pelayanan kesehatan tradisional di Indonesia. Salah satu topik yang menjadi perbincangan hangat ialah mengenai uji manfaat produk Tolak Angin. Seminar herbal yang dilaksanakan Sido Timbul ini yakni seminar yang ke-38 kalinya diadakan dalam mensosialisasikan penerapan obat herbal.

Seminar sudah diadakan di kota-kota besar seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Ungaran, Banjarmasin, Yogyakarta, Medan, Lampung, Pekanbaru, Padang, Palembang, Solo, Bali, Makassar, Surabaya, Jombang, Batam, dan Magelang. “Lewat seminar herbal seperti ini diinginkan dunia kedokteran mempunyai wawasan yang luas mengenai perkembangan industri jamu, penelitian-penelitian yang dilaksanakan, juga penerapan jamu untuk pelayanan kesehatan. Kami juga berusaha untuk menjalankan edukasi via kerjasama dengan sejumlah fakultas kedokteran,” ujar Direktur PT. Sido Timbul Tbk Irwan Hidayat.

“Seperti halnya produk Tolak Angin, Sido Timbul sudah menjalankan beraneka penelitian seperti Uji Toksisitas dan Uji Khasiat bersama Universitas Sanata Dharma dan Universitas Diponegoro. Alhasil, minum Tolak Angin dalam bentang panjang tak memunculkan efek samping apabila diminum layak dosis saran,” tambahnya.

Kecuali seminar, Sido Timbul juga menjalankan penandatanganan kerjasama dengan Universitas Warmadewa mengenai Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. Penandatanganan dilaksanakan oleh Rektor Universitas Warmadewa Prof. dr. I. Dewa Putu Widjana, DAP&E.Sp. Park dan Direktur PT. Sido Timbul Irwan Hidayat.

Artikel lainnya : Manfaat mahkota dewa

Pada peluang yang sama, Sido Timbul memberikan bantuan bagi korban petaka alam Gunung Agung senilai Rp. 200 juta. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur PT Sido Timbul, Tbk Irwan Hidayat terhadap Koordinator Posko Musibah Gunung Agung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa dr. Sarmadi.